BATURAJA OKU – Reses anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan daerah pemilihan V Kabupaten OKU dan OKU Selatan, dihadiri lengkap tujuh anggota dewan, di koordinator oleh anggota DPRD Provinsi Sumsel Hj Tina Malinda SE MSi dari Partai PDI Perjuangan , Iwan Hermawan ST dari Partai Hanura, Hj Susilawati SH partai Gerindra, Andi Dinaldie SE Partai Golkar, Heru Prayogo SH Partai Golkar, Yenny Elita Spd MM, Fathan Qoridi ST dari Partai PKB.
Kegiatan reses dapil V di tahap II kali ini dilaksanakan di halaman kantor Kecamatan Peninjauan, Kamis (14/7/2022).

Dihadiri Camat Peninjauan, Babinsa, Polres OKU, Kepala Desa dan perwakilan BPD, serta para tokoh agama dan masyarakat.
Beberapa usulan pembangunan desa dan perkebunan pertanian yang ada di wilayah Kecamatan Peninjauan OKU.

Mewakili kades peninjauan disampaikan oleh David Faisol menanyakan usulan pembangunan jalan desa yang belum terealisasi hingga periode sekarang.
“Kami usulkan khususnya jalan yang ada di pinggir sungai yang dulunya merupakan jalan utama, yang saat ini mengalami longsor hingga 300 meter dari arah sungai dan makin tergerus, sedangkan terdapat beberapa rumah warga yang rawan terkena longor, kami berharap agar bibir sungai di bangun semacam DAM bukan beronjong karena tidak akan lama akan kembali rusak,”tuturnya.

Usulan lainnya juga disampaikan oleh Harun Kades Kedaton Timur, keluhan warga kurangnya titik sinyal internet di desanya, sehingga warga yang butuh jaringan internet mengalami kesulitan mencari sinyal.
“Kurangnya sinyal internet terutama untuk keperluan anak – anak sekolah saat mengikuti pembalajaran melalui jaringan internet mengalami kesulitan saat daring. Sehingga mencari titik spot yg ada sinyal, jadi kami perlu tower sinyal,”ucapnya.

Selanjutnya juga usulan lain menyangkut jalan dan siring sepanjang 30 KM masih terdapat kerusakan jalan yang disampaikan Kepala Desa Karang Dapo Martina SE.
“Kami telah mengecek dan menandai jalan tersebut yang masih banyak lubang jalan dengan menggunakan cat pada badan jalan, namun masih saja belum di perbaiki,”ungkapnya.

Hal lain juga disampaikan Martina untuk bantuan dana CSR dari perusahaan sawit yang ada di desanya.
Sementara untuk bidang pertanian diusulkan oleh warga tokoh masyarakat Syaiful selain usulan perbaikan jalan, dia mengusulkan bagaimana mengatasi kerusakan tanaman buah duku, yang semakin parah terjadi serangan hama, sehingga pohon duku banyak yang mati.
“Dulunya duku disini sangat terkenal namun hingga saat nian makin lama buah duku makin berkurang akibat terserang hama, pohon menjadi kering dan mati. Selain itu ada 100 hektar lahan yang tidak terawat yang dulunya lahan persawahan hingga sekarang tidak produktif lagi, kami mohon pada dewan dan pemerintah agar bagaimana agar lahan sawah ini kembali produktif, satau saya sejak 1972 sawah ini produktif namun sekarang sudah di tinggalkan petani,”ungkapnya.
Dikatakan Tina Melinda selaku kpordinator pada reses DPRD Dapil V, bahwa semua usulan dan saran yang diajukan akan di tampung dan di bahas di paripurna DPRD Provinsi, akan tetapi ada dua acuan yang harus di jadikan prioritas yang memang tugas di bidangnya yang sesuai yang mana masuk ranah Provinsi atau kabupaten.
Di tambahkan juga oleh Iwan Hermawan anggota DPRD Provinsi bidang pembangunan dan infrastruktur meminta kepada masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya harus ada proposal pengajuan dan akan di masuk ke dalam rapat paripurna.
“Beberapa hal yang nantinya akan kami bahas termasuk pembangunan jalan dan siring yang diusulkan, selain itu untuk pengaktifan kembali lahan cetak sawah dilihat dulu status tanah apakah hibah atau kelompok tani, kami siap membantu untuk memperjelas status tanah dengan melibatkan pihak yang berwenang seperri pertanian dan perkebunan,”jelasnya.
Acata diakhiri dengan pemberian cindramata dari DPRD provinsi diwakili camat peninjauan, serta pemberian bantuan dana pembangunan masjid di Desa Karang Dapo. (febri)

