BATURAJA OKU – Tampak suasana seru dan lucu saat anak –anak usia dini mengikuti pengetahuan luar sekolah, dimana anak – anak yang masih bocah ini di perkenalkan dengan alat –alat pemadam kebakaran, baik cara menyemprotkan air dari tangki mobil damkar, dan cara pemadaman api dengan menggunakan alat lainnya.
Menurut Kepala Sekolah Pendidikan anak usia dini (PAUD) Aisyah 5 Hernilawati SPd, kegiatan tersebut bertujuan pengenalan langsung sejak dini bagaimana cara pemadaman api baik menggunakan alat yang ada maupun yang sering di gunakan lembaga atau pemerintah dengan menggunakan alat mobil pemadam kebakaran.
“Ini sebagai kegiatan luar sekolah, anak – anak diajak langsung memperkenalkan apa saja alat yang digunakan untuk pemadam kebakaran, salah satunya menggunakan mobil damkar milik pemerintah Kabupaten OKU, selain itu ada juga pengenalan kegiatan lain di luar sekolah,”jelasnya. Rabu (8/2/2023)
Dengan adanya kegiatan ini, tambahnya, anak – anak tidak terlalu jenuh berada di sekolah, sehinggga dengan adanya kegiatan semacam ini akan menambah pengetahuan mereka yang tadinya hanya tahu sekarang bisa melihat dan memperagakannya langsung.
Sementara dikatakan oleh Kepala Bidang Pencegahan Pemadam Kebakaran OKU Jauhari mengatakan, ada beberapa alat yang digunakan untuk pemadam api, diantaranya jenis APAR, Jenis gas berupa zat argon, jenis padat berupa pasir, tanah dan lumpur, atau dengan karung goni, selimut api serta tepung kimia kering.
“ Nah, untuk kali ini kita perkenalkan dengan anak – anak PAUD ini pemadaman api dengan menggunakan jenis air dengan menggunakan mobil pemadam kebakaran, tentunya ini yang paling sering digunakan untuk pemadam kebakaran,”terangnya.
Ditambahkannya, banyak penyebab terjadinya kebakaran, seperti kompor meledak, arus pendek listrik terjadi konsleting, serta penyebab lain. Untuk itulah akan kita perkenalkan kepada anak – anak bagaimana cara menanggulangi kebakaran dengan menggunakan alat – alat yang telah di sebutkan tadi.
“Namun yang paling penting kita jelaskan kepada anak – anak maupun masyarakat umum, agar selalu waspada di lingkungan mereka apa yang mungkin akan terjadinya kebakaran, tentunya pada anak – anak ini jangan sembarangan menggunakan api yang ada di rumah, dan perlu nya perhatian orang tua,”tandasnya. (febri)
