86 Siap, Sedia Pepes Tempoyak

SHARE
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BATURAJA OKU – Tentunya kita biasa mendengar istilah 86, namun disini isitlah 86 beda, angka ini di gunakan sebagai merek warung makan yang baru saja diresmikan di sudut kota Baturaja, tepatnya di Jalan Lintas Baturaja Muaradua Desa Sukamaju Kecamatan Baturaja Barat, entah kenapa angka itu di gunakan oleh pemilik warung makan ini, Jum’at (21/8/2020).

Pemilik warung kopi dan makanan ini mungkin sengaja agar para pengunjung lebih mudah mengingatnya.

H Erikson pemilik warung makan 86 ini mendesain tempat sedikit berbeda dari warung biasanya, bentuknya mirip restoran yang ada di pulau Jawa, namun menu andalannya khas Palembang, seperti pepes ikan tempoyak, pindang patin, dan makanan lain seperti gudeg Jogya serta nasi goreng.

“Hari ini kita sengaja buka warung makan ini dengan istilah angka 86, karena mulai di buka secara resminya pada bulan ini yaitu bulan 8 di tanggal 6 jadi nya 86,”jelasnya.

Kebetulan, lanjut H Erikson hari ini ada tamu yang tak kalah penting turut hadir meresmikan warung makan ini, yaitu bapak H Eddy Yusuf yang saat ini akan mencalonkan diri sebagai Bupati OKU, sambil mencoba masakan khas warung nasi 86.

“Ternyata Pak H Eddy Yusuf suka makanan pepes tempoyak, pindang patin, dan makanan khas daerah kita Baturaja, mudah-mudahan pak H Eddy Yusuf akan sering mampir ke rumah makan kita,”imbuhnya.

Dikesempatan tersebut H Eddy Yusuf menyampaikan, berdirinya rumah makan 86 ini letaknya cukup strategis di pinggir jalan lintas provinsi, tentunya akan mudah di singgahi kendaraan umum, dengan ruang parkir yang luas dan menu yang terjangkau masyarakat.

“Saya memang suka masakan khas daerah kita, terutama tempoyak, dengan lalap kabau, kalau dulu di Palembang hampir setiap hari menyukai masakan ini, terkadang mencari tempat yang menyediakan masakan daerah, dan disini ada ternyata masakannya enak dan nikmat,”ungkap H Eddy Yusuf.

Dirinya apresiasi pada pemilik warung makan 86 H Erekson, dengan mengundang anak panti asuhan An Nur, masyarakat sekitar desa, tokoh agama dan lainnya.

“Ini juga di hadiri anak panti asuhan An Nur, anak – anak yatim piatu, agama islam telah mengajarkan bahwa orang yang mengurus anak yatim piatu dengan tulus ikhlas tuhan menjanjikan surga, garis tangan anak anak ini di ridhoi tuhan, saya berharap anak anak ini rajin bersyukur dan rajin belajar untuk masa depan, artinya tetap rajin bersekolah dan bercita cita,” harap Eddy Yusuf.

Acara dilanjutkan foto bersama dan pembagian bingkisan pada para tamu dan anak anak yatim. (febri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *