Bahan Material dan Tanah Bangunan Sekolah Al-Azhar Tercecer di Jalan, Rawan Kecelakaan

SHARE
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BATURAJA OKU – Ceceran material bahan bangunan seperti koral dan pasir ditambah tanah timbunan pembangunan gedung baru komplek Sekolah Al-Azhar Bungur rawan menimbulkan kecelakaan. khususnya bagi pengendara roda dua yang melintas di Jalan Pintas menuju pemukiman Bungur Indah RT.11 RW.05 Kelurahan Sukajadi dimana tepatnya berada disamping komplek sekolah tersebut.

Kecelakaan rawan terjadi terutama apabila setelah hujan turun, akibatnya jalanan menjadi licin disebabkan ceceran tanah atau aliran tanah timbunan yang terkena air hujan.

Hal tersebut berdasarkan penuturan beberapa warga yang anggota keluarganya pernah mengalami kecelakaan saat melintas di jalan samping sekolah tersebut.

Salah satu warga Bungur Indah, Sahrudin mengungkapkan isteri dan anaknya saat berkendara pernah mengalami kecelakaan saat melintas di jalan di samping sekolah itu.

“Istri saya motornya pernah jatuh terpeleset bersama putra kami pada saat hendak mengantarnya sekolah TK. Ia terpeleset akibat jalanan licin terkena air hujan bercampur bekas tanah timbunan komplek sekolah Al-Azhar. Akibatnya istri saya jadi keseleo dan terpaksa harus diurut,” ungkapnya.

Hal senada juga dituturkan Dina, warga Bungur Indah lainnya. Ia menuturkan suami dan putrinya juga pernah mengalami kecelakaan di jalanan situ.

“Suami saya juga motornya pernah jatuh terpeleset pas pagi-pagi mau mengantar putri kami ke sekolah. Akibatnya ia mengalami luka lecet dan rok putri saya sobek. Kata suami, jalanan licin habis hujan dan ada genangan air yang bercampur tanah bekas timbunan komplek sekolah Al-Azhar,” tuturnya.

Ketua RT.11 M. Akib saat dihubungi via handphonenya Sabtu Malam Minggu kemarin (27/6) mengatakan tiga minggu yang lewat sudah ia sampaikan ke pihak yang ada di Sekolah Al-Azhar.

“Terutama masalah mobil dump truck pembawa tanah timbunan yang melintang, ditambah juga ceceran tanah timbunannya. Tapi tukangnya diam saja ketika saya beritahu. Bahkan tiga hari yang lewat, aku sampai marah dengan mereka karena ada mobil dump truck mereka yang melintang sehingga menghalangi warga untuk lewat jalan pintas ke Bungur samping sekolah tersebut,” tegas M. Akib.

Lurah Sukajadi Fedriansyah ketika dihubungi via WA mengucapkan terima kasih atas infonya.

“Nanti kita cek ke lokasi tersebut ya, pak,” ujarnya singkat.

Sementara itu pemilik sekolah Al Azhar Ustad Taufan mengucapkan terima kasih atas masukannya.

“Penimbunan masih akan berlangsung 2 hari lagi. Setelah itu, langsung kami bersihkan. Mohon maaf atas ketidaknyamanan masyarakat bungur dan sekitarnya. Untuk malam ini (red, Sabtu malam Minggu) Insya Allah langsung kami bersihkan habis isya,” jawab alumni Al Azhar Kairo, Mesir ini.

Melalui pesan WAnya Ustad Taufan mengirim foto beberapa personelnya sudah membereskan bekas ceceran tanah timbunan di jalan serta merapikan juga koral dan pasir yang berada di pinggir jalan. (Sip)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *